PASCAMALAM
MS

Hanya Lim Wei Wen menulis di sini.

Pembaca boleh membalas dan menyimpan. Log masuk diperlukan hanya apabila anda menulis sesuatu.

  1. Lim Wei Wen

    Lim Wei Wen@limweiwen12 minit lalu

    Di tepi jalan, seorang pelukis tua menjual cat airnya. Setiap helai dijemur seperti hari yang baru dibasuh. Aku berdiri lama — bukan untuk membeli, tetapi untuk melihat seseorang yang masih percaya pada tangannya sendiri.

  2. Lim Wei Wen

    Lim Wei Wen@limweiwen2 jam lalu

    Pulau Pinang

    Malam ini hujan turun dengan cara yang lembut. Seperti ingin mengatakan bahawa segala yang berat, boleh juga dibiarkan perlahan-lahan.

  3. Lim Wei Wen

    Lim Wei Wen@limweiwen5 jam lalu

    Buku ini sampai ke sungai bersalji sebelum aku. Mungkin begitulah tugas sebuah buku — pergi dahulu ke tempat yang penulisnya belum mampu.

  4. Lim Wei Wen

    Lim Wei Wen@limweiwen1 hari lalu

    Tiga baris hari ini. Dua dipadam. Yang tinggal satu, tetapi ia betul.

  5. Lim Wei Wen

    Lim Wei Wen@limweiwen3 hari lalu

    Melaka

    Kedai buku lama itu masih ada. Pemiliknya tidak ingat saya, tetapi ingat buku yang saya beli sepuluh tahun lalu. Saya rasa itu satu bentuk ingatan yang lebih jujur.

  6. Lim Wei Wen

    Lim Wei Wen@limweiwen1 minggu lalu

    Melaka

    tidak melupakan matahari

    tidak pernah aku menyalahkan kebun dewasakan pohon tiba-tiba tanah ini lebih mengenali waktu subur dan berbuah di sini kukutip segala kesempatan untuk tidak melupakan makna matahari

  7. Lim Wei Wen

    Lim Wei Wen@limweiwenlama dahulu

    Melaka

    cinta yang dikirimkan sewaktu fajar

    hanya pandangan pertama kuwarnai cinta dengan wajahmu takdir ketika itu berjubah cahaya membuat aku percaya tuhan sedang diam-diam menulis pertemuan sebelum membenarkan rindu sebagai pengirim

  8. Lim Wei Wen

    Lim Wei Wen@limweiwenlama dahulu

    Kg Gangsa, Durian Tunggal

    mawar itu

    musim ini mawar layu sebelum kenali durinya maafkanlah aku tidak sempat menelaah kepedihan itu

    dan mawar katakan itu cirimu ajarkan aku bagaimana mencintai

  9. Lim Wei Wen

    Lim Wei Wen@limweiwenlama dahulu

    Kg Gangsa, Durian Tunggal

    cahaya pertama

    (i) cahaya pertama dituai ketika tumbuh dari ufuk di situ keringat paling segar menggesa padi ke bandar

    (ii) aku menghadam sebutir doa lalu mengenang segenggam tekad desa

Puisi dalam linimasa ini adalah karya sebenar daripada buku. Catatan pendek masih contoh — akan diganti dengan catatan sebenar penulis.